K-Expo Digelar di Spanyol, UKM Korea Percepat Ekspansi K-Food ke Pasar Eropa
Melalui K-Expo yang diselenggarakan di Spanyol, perusahaan kecil dan menengah (UKM) Korea mulai memperluas jangkauan pasar Eropa dan meningkatkan pengaruh global K-Food.
Melalui K-Expo yang diselenggarakan di Spanyol, perusahaan kecil dan menengah (UKM) Korea mulai memperluas jangkauan pasar Eropa dan meningkatkan pengaruh global K-Food.
Seiring dengan lonjakan permintaan global terhadap K-Food, nilai merek perusahaan makanan terkemuka Korea seperti CJ CheilJedang dan Samyang Foods mengalami pertumbuhan pesat.
CJ CheilJedang mengukuhkan posisinya sebagai merek nomor satu di industri makanan Korea dengan nilai merek mencapai 1,1 triliun won.
Pemerintah Korea secara resmi meluncurkan aliansi manufaktur cerdas K-Food yang mengintegrasikan teknologi kecerdasan buatan (AI) untuk memperluas jangkauan ekspor di pasar pangan global.
Pemerintah Korea meluncurkan 'Aliansi Manufaktur Cerdas K-Food' untuk memperkuat daya saing global K-Food melalui inovasi seperti penerapan AI dalam proses produksi.
Digelar dengan skala terbesar sepanjang sejarah, 'Seoul Food 2026' menjadi platform utama untuk mengukuhkan daya saing global K-Food dan membuka jalur distribusi ke luar negeri.
Pameran industri makanan terbesar di Korea, 'Seoul Food 2026', resmi dibuka di KINTEX, Goyang, Gyeonggi-do, sebagai jembatan strategis untuk memperluas jangkauan K-Food di pasar global.
Makanan Korea seperti chimaek dan naengmyeon yang dinikmati oleh CEO Nvidia Jensen Huang selama kunjungannya ke Korea telah menarik perhatian besar, menciptakan 'Efek Jensen Huang' yang memicu lonjakan penjualan yang eksplosif di industri kuliner.
k-food Nilai ekspor K-Food pada kuartal pertama tahun 2026 tercatat sebesar 3,35 miliar dolar, meningkat 3,5% dibandingkan tahun sebelumnya. Pertumbuhan global makanan Korea tetap tidak tergoyahkan meskipun Amerika Serikat memperketat kebijakan tarif.